Bantaran Sungai di Desa Temu Sidoarjo Longsor, Pemkab Lakukan Penanganan Darurat
Bantaran sungai di Desa Temu, Prambon, Sidoarjo longsor usai hujan deras. Pemkab bergerak cepat lakukan penanganan darurat demi keselamatan warga.
Memuat...
Pelayanan e-KTP di Sidoarjo kini lancar tanpa antrean. Blangko melimpah, warga bisa cetak di kecamatan atau Mal Pelayanan Publik.
SIDOARJOUPDATE - Warga Kabupaten Sidoarjo kini tidak perlu lagi antre lama untuk mendapatkan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Proses penerbitan e-KTP sudah berjalan lancar, bahkan stok blangko KTP kini melimpah dan mencukupi kebutuhan seluruh kecamatan.
Bupati Sidoarjo Subandi memastikan bahwa seluruh masyarakat kini bisa mendapatkan pelayanan cepat dan mudah, baik di kantor kecamatan maupun Mal Pelayanan Publik (MPP).
“Sudah tidak perlu menunggu lama untuk mendapatkan KTP. Blangko-nya ada dan pencetakan bisa di semua kecamatan. Kalau ada yang merasa kesulitan, silakan lapor. Pasti kita tindak lanjuti,” tegas Bupati Subandi.
Pelayanan Maksimal Tanpa Kendala
Bupati juga menegaskan kepada seluruh pejabat dan petugas pelayanan publik agar memberikan layanan prima kepada masyarakat. Ia menekankan agar tidak ada pihak yang memperlambat proses administrasi dengan alasan apa pun.
“Semua pelayanan harus mudah dan cepat. Kalau ada yang bermain-main, akan saya tindak tegas,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melapor apabila menemukan praktik pungutan liar atau hambatan dalam pelayanan.
Menurut Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Sidoarjo, Redi Kusuma, stok blangko e-KTP saat ini justru melebihi permintaan. Kondisi ini membuat proses pencetakan berlangsung tanpa hambatan.
“Pemohon datang, permohonan langsung diproses dan bisa langsung cetak,” jelasnya.
Sejak 19 September 2025, layanan pencetakan e-KTP telah mencakup 18 kecamatan. Dispendukcapil bahkan telah mengirim 1.500 keping blangko ke masing-masing kecamatan, dan distribusi tambahan siap dilakukan kapan saja bila stok menipis.

Warga Kini Bisa Cetak e-KTP di Kecamatan
Warga kini tidak perlu lagi datang ke Kantor Dispendukcapil atau Mal Pelayanan Publik. Layanan cetak e-KTP sudah tersedia di kantor kecamatan masing-masing, membuat proses jauh lebih mudah dan cepat.
Data Dispendukcapil mencatat, pada periode 18 September hingga 14 Oktober 2025, total pencetakan e-KTP mencapai 14.028 keping di seluruh wilayah Sidoarjo. Rinciannya antara lain:
Selain di kecamatan, Mal Pelayanan Publik (MPP) juga masih melayani pencetakan e-KTP dengan jumlah mencapai 3.386 keping hingga 13 Oktober 2025.
“Di awal pelayanan, MPP sempat mencetak hingga 600 keping per hari. Sekarang sudah berkurang karena sebagian besar warga dilayani langsung di kecamatan,” ujar Redi Kusuma.
Redi memastikan bahwa stok blangko dan pelayanan e-KTP di Kabupaten Sidoarjo aman hingga tahun 2026. Ia menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir kehabisan blangko atau menunggu lama untuk pencetakan.
“Permohonan sudah berkurang jauh meski MPP tetap melayani hingga saat ini. Insya Allah sampai dengan 2026, blanko dan pelayanan e-KTP aman,” katanya. (RM/SN/SU.id)
Bantaran sungai di Desa Temu, Prambon, Sidoarjo longsor usai hujan deras. Pemkab bergerak cepat lakukan penanganan darurat demi keselamatan warga.
Pemkab Sidoarjo mengirimkan tiga usulan kenaikan UMK 2026 ke Pemprov Jatim setelah rapat Dewan Pengupahan yang melibatkan pengusaha dan serikat pekerja.
PKB Sidoarjo melatih 120 kader muda dari 18 kecamatan untuk memperkuat basis pemilih milenial dan Gen Z jelang Pemilu 2029 melalui Pendidikan Kader Loyalis.