Bantaran Sungai di Desa Temu Sidoarjo Longsor, Pemkab Lakukan Penanganan Darurat
Bantaran sungai di Desa Temu, Prambon, Sidoarjo longsor usai hujan deras. Pemkab bergerak cepat lakukan penanganan darurat demi keselamatan warga.
Memuat...
Polresta Sidoarjo tangkap pasangan asal Sleman yang menculik balita di Sedati. Motif pelaku terkait utang dan keinginan mengasuh korban.
SIDOARJOUPDATE - Polresta Sidoarjo menangkap dua tersangka kasus penculikan balita MZA, warga Sedati. Kedua pelaku adalah pasangan kekasih asal Sleman, Yogyakarta, berinisial BDN (23) dan ADR (22). Mereka diamankan Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Sidoarjo.
Wakapolresta Sidoarjo AKBP M.Z. Rofik menjelaskan, ibu korban MZA merupakan rekan kerja ADR saat di Yogyakarta pada 2024. Pada 16 Juli 2025, BDN dan ADR berkunjung ke rumah korban di Sedati.
Saat berbincang, ADR meminta izin kepada ibu korban untuk mengajak MZA membeli susu di toko dekat rumah. Namun, hingga 10 menit berlalu, korban tidak kembali. Pihak keluarga yang panik mencoba mencari di sekitar toko, tetapi tidak menemukan keduanya.
“Ibu korban sempat menghubungi ADR. Saat itu ADR mengaku berada di Gedangan, dekat rel kereta api. Namun, setelah dicari di lokasi tersebut, pelaku tidak ditemukan dan teleponnya tidak aktif,” kata Rofik, Senin (11/8/2025).

Kasus ini kemudian dilaporkan ke Unit PPA Satreskrim Polresta Sidoarjo. Setelah penyelidikan, pada 19 Juli 2025, kedua pelaku berhasil ditangkap di Yogyakarta.
Menurut polisi, ADR mengaku ingin membawa MZA untuk diasuh bersama BDN, serta meminta ibu korban melunasi utang yang dimilikinya.
Kini, BDN dan ADR ditahan di Rutan Polresta Sidoarjo. Keduanya dijerat Pasal 83 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. (RM/SN/SU.id)
Bantaran sungai di Desa Temu, Prambon, Sidoarjo longsor usai hujan deras. Pemkab bergerak cepat lakukan penanganan darurat demi keselamatan warga.
Pemkab Sidoarjo mengirimkan tiga usulan kenaikan UMK 2026 ke Pemprov Jatim setelah rapat Dewan Pengupahan yang melibatkan pengusaha dan serikat pekerja.
PKB Sidoarjo melatih 120 kader muda dari 18 kecamatan untuk memperkuat basis pemilih milenial dan Gen Z jelang Pemilu 2029 melalui Pendidikan Kader Loyalis.