Memuat...

  • 18 April 2026 01:21 AM

Biddokkes Polda Jatim Pastikan Empat Korban Ponpes Al-Khoziny Sudah Teridentifikasi

Biddokkes Polda Jatim Pastikan Empat Korban Ponpes Al-Khoziny Sudah Teridentifikasi

Biddokkes Polda Jatim dirikan 3 posko DVI untuk identifikasi korban runtuhan Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo. Empat jenazah berhasil teridentifikasi.

SIDOARJOUPDATE - Biddokkes Polda Jawa Timur (Jatim) menyiapkan tiga Posko Disaster Victim Identification (DVI) guna mendukung proses identifikasi korban runtuhnya bangunan Ponpes Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo. Hingga Rabu (1/10/2025), empat jenazah berhasil diidentifikasi tim medis.

Kasubbid Dokpol Biddokkes Polda Jatim, AKBP dr Adam Bimantoro SpAn FCC MBiomed, menjelaskan bahwa posko DVI telah aktif sejak Senin (29/9/2025).

  • Posko Ante-Mortem ditempatkan di kampus putri Ponpes Al-Khoziny.
  • Posko Post-Mortem berada di RSUD Sidoarjo dan RSI Siti Hajar Sidoarjo.

“Posko ini berfungsi untuk mengumpulkan data korban dari keluarga serta mencocokkan hasil pemeriksaan medis. Sampai Rabu, ada empat jenazah yang berhasil teridentifikasi,” ujar AKBP Adam.

Empat Jenazah Teridentifikasi

Hingga 1 Oktober 2025, tim DVI telah mengidentifikasi empat korban:

  1. Maulana Alfan Ibrahimavic (13), warga Pabean Cantian, Surabaya.
  2. Muhammad Masudulat (14), warga Kali Kendal, Dukuh Pakis, Surabaya.
  3. Muhammad Soleh (22), warga Jalan Madura, Tanjung Pandan, Bangka Belitung.
  4. Rafi Catur Okta Mulya Pamungkas (17), warga Putat Jaya, Surabaya.

Identifikasi dilakukan menggunakan metode primer berupa sidik jari dan gigi, diperkuat data medis serta barang pribadi korban. Satu jenazah lainnya masih dalam proses identifikasi.

Posko Ante-Mortem bertugas mengumpulkan data keluarga korban, termasuk identitas, ciri fisik, dan foto terbaru. Data tersebut dicocokkan dengan hasil medis dari Posko Post-Mortem.

Menurut AKBP Adam, metode ini penting untuk memastikan keakuratan identifikasi korban bencana.

Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Christian Tobing, turut hadir dalam konferensi pers di Posko Post-Mortem RSI Siti Hajar, Rabu malam.

“Kita sama-sama berdoa, semoga para jenazah diampuni dosanya dan amal ibadahnya diterima Allah SWT,” ucap Christian Tobing. (RM/SN/SU.id)