Memuat...

  • 18 April 2026 02:25 AM

Pemkab Sidoarjo Genjot Pembangunan RSUD Sedati, Target Rampung Desember 2025

Pemkab Sidoarjo Genjot Pembangunan RSUD Sedati, Target Rampung Desember 2025

Pemkab Sidoarjo percepat pembangunan RSUD Sedati senilai Rp51 miliar, rumah sakit baru type D dengan 50 tempat tidur siap beroperasi 2025.

SIDOARJOUPDATE - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terus memperluas pemerataan layanan kesehatan bagi masyarakat. Tahun ini, proyek pembangunan RSUD Sedati tengah berlangsung di kawasan timur Sidoarjo. Saat ini pengerjaan sudah memasuki tahap pemancangan tiang penyangga untuk gedung rumah sakit tiga lantai tersebut.

Pada Selasa (23/9/2025), Bupati Sidoarjo H. Subandi meninjau langsung progres pembangunan bersama jajaran pejabat terkait, antara lain Kepala Bappeda M. Ainur Rahman, Plt. Kepala Dinas Kesehatan dr. Lakshmie Herawati Yuwantina, Kepala Dinas Perumahan dan Cipta Karya M. Bachruni Aryawan, serta Kabag Hukum Komang Rai Warmawan.

“Pembangunan RSUD Sedati akan terus kami kawal. Mudah-mudahan dengan kehadiran bupati dan jajaran bisa menambah semangat, kalau perlu dilembur agar selesai tepat waktu,” kata Subandi.

Komitmen Pemerataan Layanan Kesehatan

Subandi menegaskan, pembangunan RSUD Sedati merupakan wujud nyata komitmen Pemkab Sidoarjo dalam meningkatkan akses kesehatan bagi masyarakat Sedati dan sekitarnya.

“Visi dan misi bupati adalah menghadirkan pelayanan kesehatan yang bagus di rumah sakit daerah. Karena itu pembangunan RSUD Sedati harus bisa dikebut,” tegasnya.

bupati-sidoarjo-subandi-1-2.jpg

Ia juga meminta agar kontraktor memastikan progres tetap sesuai target dan memaksimalkan sisa waktu tiga bulan sebelum kontrak berakhir pada Desember 2025.

Progres Pembangunan dan Evaluasi

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo, dr. Lakshmie Herawati Yuwantina, selaku Pengguna Anggaran menjelaskan bahwa kontrak pembangunan dimulai sejak Juli hingga Desember 2025. Evaluasi progres dilakukan setiap minggu.

“Saat ini masih ada minus progres sekitar 7 persen dari target 10 persen. Kami harap kekurangan ini bisa segera dikejar oleh pelaksana, agar sesuai dengan kontrak yang sudah ditetapkan,” ujarnya.

Anggaran Rp51 Miliar untuk RSUD Baru

Lakshmie menambahkan, pembangunan RSUD Sedati menelan anggaran hingga Rp51 miliar. Rumah sakit ini berdiri di lahan seluas 5.000 meter persegi dengan bangunan mencakup 4.000 meter persegi. Nantinya akan dibangun lima blok gedung tiga lantai.

Sebagai rumah sakit type D, RSUD Sedati akan dilengkapi 50 tempat tidur dan empat layanan dasar yang wajib tersedia, yaitu layanan anak, penyakit dalam, bedah, dan obstetri ginekologi (Obgyn).

“Karena ini rumah sakit kelas D, maka pelayanan dasar itu harus kita siapkan sejak awal,” pungkasnya. (RM/SN/SU.id)