Warih Andono Minta Kontraktor Percepat Pekerjaan Infrastruktur Waru
Warih Andono meninjau proyek infrastruktur Waru, menyoroti keterlambatan, kualitas beton, hingga meminta percepatan pekerjaan jelang akhir tahun anggaran.
Memuat...
Pemkab Sidoarjo percepat pembangunan RSUD Sedati senilai Rp51 miliar, rumah sakit baru type D dengan 50 tempat tidur siap beroperasi 2025.
SIDOARJOUPDATE - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terus memperluas pemerataan layanan kesehatan bagi masyarakat. Tahun ini, proyek pembangunan RSUD Sedati tengah berlangsung di kawasan timur Sidoarjo. Saat ini pengerjaan sudah memasuki tahap pemancangan tiang penyangga untuk gedung rumah sakit tiga lantai tersebut.
Pada Selasa (23/9/2025), Bupati Sidoarjo H. Subandi meninjau langsung progres pembangunan bersama jajaran pejabat terkait, antara lain Kepala Bappeda M. Ainur Rahman, Plt. Kepala Dinas Kesehatan dr. Lakshmie Herawati Yuwantina, Kepala Dinas Perumahan dan Cipta Karya M. Bachruni Aryawan, serta Kabag Hukum Komang Rai Warmawan.
“Pembangunan RSUD Sedati akan terus kami kawal. Mudah-mudahan dengan kehadiran bupati dan jajaran bisa menambah semangat, kalau perlu dilembur agar selesai tepat waktu,” kata Subandi.
Subandi menegaskan, pembangunan RSUD Sedati merupakan wujud nyata komitmen Pemkab Sidoarjo dalam meningkatkan akses kesehatan bagi masyarakat Sedati dan sekitarnya.
“Visi dan misi bupati adalah menghadirkan pelayanan kesehatan yang bagus di rumah sakit daerah. Karena itu pembangunan RSUD Sedati harus bisa dikebut,” tegasnya.

Ia juga meminta agar kontraktor memastikan progres tetap sesuai target dan memaksimalkan sisa waktu tiga bulan sebelum kontrak berakhir pada Desember 2025.
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo, dr. Lakshmie Herawati Yuwantina, selaku Pengguna Anggaran menjelaskan bahwa kontrak pembangunan dimulai sejak Juli hingga Desember 2025. Evaluasi progres dilakukan setiap minggu.
“Saat ini masih ada minus progres sekitar 7 persen dari target 10 persen. Kami harap kekurangan ini bisa segera dikejar oleh pelaksana, agar sesuai dengan kontrak yang sudah ditetapkan,” ujarnya.
Lakshmie menambahkan, pembangunan RSUD Sedati menelan anggaran hingga Rp51 miliar. Rumah sakit ini berdiri di lahan seluas 5.000 meter persegi dengan bangunan mencakup 4.000 meter persegi. Nantinya akan dibangun lima blok gedung tiga lantai.
Sebagai rumah sakit type D, RSUD Sedati akan dilengkapi 50 tempat tidur dan empat layanan dasar yang wajib tersedia, yaitu layanan anak, penyakit dalam, bedah, dan obstetri ginekologi (Obgyn).
“Karena ini rumah sakit kelas D, maka pelayanan dasar itu harus kita siapkan sejak awal,” pungkasnya. (RM/SN/SU.id)
Warih Andono meninjau proyek infrastruktur Waru, menyoroti keterlambatan, kualitas beton, hingga meminta percepatan pekerjaan jelang akhir tahun anggaran.
Bupati Sidoarjo Subandi sidak empat proyek infrastruktur Waru, temukan kendala kualitas beton hingga keterlambatan progres, dan perintahkan percepatan pekerjaan.
Wabup Mimik Idayana takziah ke keluarga korban tenggelam di Sidokare dan imbau orang tua meningkatkan kewaspadaan anak di musim hujan.