Memuat...

  • 18 April 2026 02:25 AM

Bupati Subandi Pimpin Apel Akbar 3.843 Calon PPPK Paruh Waktu di Sidoarjo

Bupati Subandi Pimpin Apel Akbar 3.843 Calon PPPK Paruh Waktu di Sidoarjo

Bupati Subandi pimpin apel akbar 3.843 calon PPPK Paruh Waktu Sidoarjo. Pemkab pastikan tidak ada PHK bagi tenaga non-ASN.

Sidoarjo – Bupati Sidoarjo, H. Subandi, memimpin langsung Apel Akbar Pengarahan terhadap 3.843 calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Lapangan Parkir Timur GOR Delta, Jumat (22/8/2025).

Apel tersebut menjadi momentum penting dalam komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo meningkatkan kesejahteraan sekaligus kepastian status bagi tenaga non-ASN di lingkungan pemerintahan daerah.

Sinergi Lintas Lembaga

Selain ribuan calon PPPK, apel juga dihadiri Sekda Kabupaten Sidoarjo, anggota DPRD Komisi A, Dandim 0816, kepala OPD, serta jajaran Forkopimda. Kehadiran berbagai pejabat menandai sinergi kuat antar lembaga dalam menyukseskan kebijakan pengangkatan tenaga kerja pemerintah yang adil dan berkelanjutan.

Komitmen Tidak Ada PHK

Dalam arahannya, Bupati Subandi menegaskan Pemkab serius memperhatikan kesejahteraan tenaga non-ASN yang telah lama mengabdi. Ia memastikan tidak akan ada Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bagi pegawai yang belum lolos seleksi PPPK.

“Kami tidak akan membiarkan mereka yang telah setia mengabdi tiba-tiba kehilangan pekerjaan. Mereka tetap akan bekerja di instansi masing-masing dengan komitmen tinggi, amanah, dan profesional dalam melayani masyarakat,” tegasnya.

Pengangkatan Resmi 3.843 Tenaga Non-ASN

Sebanyak 3.843 tenaga non-ASN kategori R3 dan R4 yang terdaftar dalam database BKN resmi diangkat sebagai PPPK Paruh Waktu. Kebijakan ini mengacu pada surat edaran BKN yang mendorong pemerintah daerah melakukan pengangkatan berdasarkan data yang ada di BKN dan BKD, serta kemampuan anggaran daerah.

Solusi untuk 2.311 Tenaga Non-ASN Lainnya

Meski demikian, masih ada 2.311 tenaga non-ASN yang belum masuk kategori R3 dan R4. Pemkab berjanji mencari solusi terbaik, salah satunya melalui skema outsourcing sesuai regulasi BKN.

“Bagi 2.311 tenaga yang belum terdata di BKN akan kita carikan solusi terbaik, yaitu diarahkan ke outsourcing sehingga tidak ada PHK,” ujar Subandi.

Apel Ditutup dengan Senam Bersama

Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan senam bersama dan kerja bakti di kawasan GOR Delta Sidoarjo. Kegiatan ini diharapkan mempererat solidaritas sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong di kalangan pegawai Pemkab Sidoarjo. (RM/SN/SU.id)